Agar gorengan renyah dan tidak berminyak, Ibu Sania perlu memanaskan minyak sawit hingga 170–180°C sebelum menggoreng, menggoreng sedikit demi sedikit agar suhu stabil, memakai adonan dengan air es dan tepung beras atau maizena, lalu meniriskan gorengan di rak kawat atau kertas penyerap minyak. Cara ini membuat gorengan crispy lebih lama.
Pisang goreng, tempe mendoan, dan ayam goreng tepung memang selalu menggoda. Namun hasilnya sering kurang ideal: terlalu berminyak atau cepat melempem. Berikut panduan lengkap yang bisa Ibu Sania praktikkan di dapur sendiri.
Minyak Apa yang Terbaik untuk Menggoreng?
Jenis minyak sangat memengaruhi tekstur dan rasa gorengan. Minyak sawit menjadi pilihan yang tepat karena beberapa keunggulan:
- Tahan suhu tinggi: Titik asapnya tinggi, sehingga makanan matang merata tanpa menyerap terlalu banyak minyak.
- Stabil dan tidak mudah teroksidasi: Gorengan tidak cepat tengik dan tetap lebih sehat.
- Warna keemasan yang menggugah selera: Gorengan tampak lebih cantik dan menarik.
Pilih minyak sawit berkualitas, lalu ganti secara berkala agar rasa gorengan tetap enak dan aman dikonsumsi.
Bagaimana Teknik Menggoreng agar Renyah dan Tidak Berminyak?
Ibu Sania bisa menerapkan empat teknik berikut:
1. Panaskan Minyak Terlebih Dahulu
Bahan yang masuk ke minyak dingin akan menyerap banyak minyak sehingga terasa berat dan berminyak. Gunakan api sedang dan tunggu minyak mencapai 170–180°C.
2. Terapkan Teknik Double Frying
Teknik ini biasa dipakai untuk ayam goreng krispi ala restoran:
- Penggorengan pertama: Goreng di suhu sekitar 150°C hingga setengah matang, lalu angkat dan tiriskan.
- Penggorengan kedua: Naikkan suhu minyak ke 180°C, lalu goreng kembali sampai permukaannya renyah dan keemasan.
3. Goreng dalam Jumlah Kecil
Masukkan bahan sedikit demi sedikit agar suhu minyak tidak turun. Jika terlalu banyak sekaligus, minyak menjadi dingin dan gorengan lebih banyak menyerap minyak.
4. Tiriskan dengan Benar
Letakkan gorengan di atas rak kawat atau kertas penyerap minyak. Dengan begitu, gorengan tidak lembap dan renyahnya bertahan lebih lama.
Bagaimana Membuat Adonan Tepung yang Crispy?
Adonan juga menentukan hasil akhir. Beberapa trik yang bisa Ibu Sania coba:
- Gunakan air es atau air soda: Suhu dingin membuat lapisan tepung lebih garing saat digoreng.
- Tambahkan baking powder atau soda kue: Tekstur crispy pun lebih tahan lama.
- Padukan tepung terigu dengan tepung beras atau maizena: Kombinasi ini menghasilkan gorengan yang lebih kriuk.
Bagaimana Cara Menyimpan Gorengan agar Tetap Renyah?
Sudah susah payah menggoreng tetapi gorengan cepat melempem? Coba tips berikut:
- Gunakan wadah terbuka atau berlubang: Jangan menutup rapat saat gorengan masih panas, karena uap air akan membuatnya lembek.
- Panaskan kembali dengan oven suhu rendah: Jika mulai kehilangan kerenyahan, oven pada suhu 100–120°C selama 5–10 menit.
- Hindari menyimpan di kulkas: Suhu dingin justru merusak tekstur gorengan.
Dengan memilih minyak sawit berkualitas, menerapkan double frying, dan memperhatikan adonan, gorengan buatan Ibu Sania akan selalu lezat dan crispy lebih lama. Selamat mencoba dan menikmati hidangan bersama keluarga!