Tips Minyak Goreng Tidak Tengik


Minyak goreng yang terlalu lama disimpanan mudah rusak (rancid atau tengik). Kalau rusak, ia akan bersifat toksik yang meracuni tubuh.


Minyak goreng tengik juga mengundang banyak penyakit, seperti jantung koroner, ateroklerosis, kanker, serta penuaan. Lalu, bagaimana supaya minyak goreng tidak tengik?

Pertama, letakkan minyak goreng di tempat gelap (tidak langsung kena sinar lampu atau matahari). Ingat, cahaya merupakan musuh utama, yang dapat mengubah minyak goreng baik menjadi tengik.

Kedua, pilih botol berwarna gelap agar minyak goreng aman dari kerusakan yang disebabkan cahaya.

Ketiga, setelah dipakai, simpan botol dalam keadaan tertutup.

Keempat, supaya minyak goreng tidak tengik, jika menyimpan minyak goreng di dalam botol, usahakan udara di atas botol sedikit mungkin.

Kelima, jangan tempatkan minyak goreng di dalam kaleng. Logam kaleng akan bereaksi dengan minyak goreng dan mempercepat tengik. Apabila minyak goreng disimpan agak lama, akan ada bagian minyak yang cair dan mengental. Buanglah bagian yang kental.

Terakhir, dalam temperatur yang tinggi mempercepat perubahan minyak yang tadinya bersifat cis (tidak berbahaya), menjadi trans (berbahaya). Minyak pun menjadi berisiko jika digunakan lagi. Jadi, kebiasaan menggunakan minyak jelantah (minyak bekas menggoreng) untuk sambal, atau campuran makanan lainnya, sebaiknya dihindari.