3 Manfaat Akupuntur, Diet ala Tiongkok yang Telah Berusia Ratusan Tahun


Akupuntur adalah teknik pengobatan turun temurun ala Tiongkok. Orang biasa menyebutnya dengan terapi tusuk jarum, sebab cara kerjanya memang dengan menusukkan jarum pada titik-titik tubuh tertentu berdasarkan keluhan pasien.


Diet akupuntur menjadi populer karena dipercaya bisa berpengaruh pada kesehatan, termasuk untuk menurunkan atau melangsingkan berat badan. Benarkan demikian? Agar lebih jelas, mari ketahui tiga manfaat akupuntur yang telah berumur ratusan tahun berikut ini.


1. Akupuntur membantu mengendalikan rasa lapar
Akupuntur bekerja menyeimbangkan metabolisme tubuh sehingga rasa lapar dan kenyang bisa ditekan. Hal ini akan membuat seseorang makan sesuai kebutuhan, dan akupuntur membantu proses keseimbangan tersebut berjalan lancar tanpa rasa pusing akibat gula darah mengalami penurunan.


2. Akupuntur membantu meredakan stres
Teknik akupuntur memercayai ada ribuan titik tubuh yang menghasilkan energi (chi) yang berfungsi melancarkan segala sirkulasi di dalam tubuh, seperti sirkulasi darah, pencernaan, oksigen, pembuangan racun, dan sebagainya.

Jika sirkulasi lancar, organ-organ di dalam tubuh pun menjadi lebih sehat. Termasuk lebih kuat mengadapi efek buruk lingkungan, seperti beragam polutan, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik serta gangguan tidur. Bahkan akupuntur dapat membuat tubuh lebih rileks sehingga meredakan stres. Saat itu tubuh melepaskan hormon antistres seperti serotonin dan endorphin.


3. Akupuntur dapat melangsingkan, asal…
Karena terapi ini bisa menyeimbangkan rasa lapar dan kenyang, tentu berpengaruh pada penurunan berat badan. Bisa juga untuk melangsingkan dan mengencangkan otot-otot di daerah tertentu, misalnya bagian perut atau paha. Biasanya jarum-jarum akupuntur yang ditusukkan pada permukaan kulit tubuh akan diberi aliran listrik berfungsi mempercepat proses terapi.

Namun, yang perlu diperhatikan, diet akupuntur dengan tujuan melangsingkan tubuh wajib dikombinasikan dengan pola makan dan pola hidup yang sehat. Misalnya, banyak mengonsumsi serat dari buah dan sayur, memilih karbohidrat yang kompleks ketimbang yang sederhana, cukup minum air putih, rutin berolahraga, dan sebagainya.

 

Nah, Anda tertarik melakukan diet akupuntur? Sebelumnya, pilihlah dokter atau terapis akupuntur yang kompeten, ya, agar pengobatan membuahkan hasil maksimal.