Halo, Ibu Sania! Siapa sih yang tidak tergoda dengan aroma harum ikan goreng crispy yang baru diangkat dari wajan? Kulitnya renyah, dagingnya lembut, dan tepungnya menempel sempurna tanpa rontok sedikit pun. Nah, kali ini kita akan bahas tuntas trik jitu agar tepung gorengan ikan tidak mudah lepas, tetap renyah, dan pastinya lezat maksimal. Yuk, kita mulai!

Rahasia Dasar Membuat Ikan Goreng Crispy yang Sempurna

Ikan goreng crispy yang sempurna tidak hanya bergantung pada jenis ikannya, tapi juga pada persiapan sebelum digoreng. Ibu Sania, kunci utama ada pada kebersihan dan kekeringan ikan sebelum dilapisi tepung. Pastikan ikan benar-benar kering dengan cara menepuk-nepuknya menggunakan tisu dapur hingga tidak ada air yang tersisa.

Setelah itu, lumuri ikan dengan sedikit perasan jeruk nipis dan garam untuk menghilangkan bau amis sekaligus menambah rasa gurih alami. Diamkan beberapa menit agar bumbunya meresap dengan baik. Tahap ini sering dianggap sepele, padahal inilah pondasi agar tepung bisa menempel kuat saat digoreng nanti.

Pilihan Tepung yang Tepat agar Tidak Mudah Rontok

Tepung memiliki peran besar dalam menciptakan kerenyahan dan daya lekat pada ikan goreng. Ibu Sania bisa memilih campuran antara tepung terigu protein sedang dengan tepung beras untuk hasil terbaik. Tepung terigu memberi daya rekat, sementara tepung beras memberikan tekstur renyah yang khas.

Gunakan Sania Tepung Terigu dan Sania Tepung Beras untuk kualitas hasil yang stabil dan mudah diolah. Komposisinya sudah disesuaikan agar adonan tidak menggumpal, tidak cepat rontok, dan menghasilkan gorengan dengan lapisan renyah merata di seluruh permukaan ikan.

Teknik Pelapisan Tepung yang Bikin Tepung Melekat Sempurna

Teknik pelapisan menjadi kunci agar tepung tidak rontok saat digoreng. Ibu Sania, lakukan langkah ini dengan urutan yang tepat: balurkan ikan pada tepung kering terlebih dahulu, kemudian celupkan ke dalam adonan basah, lalu kembalikan ke tepung kering.

Lapisan pertama akan membantu tepung basah menempel dengan kuat, sedangkan lapisan terakhir membentuk tekstur crispy saat digoreng. Jika ingin hasil lebih tebal, ulangi proses pelapisan dua kali. Jangan lupa, tepung harus benar-benar menempel rata di seluruh bagian ikan, terutama pada bagian ekor dan sirip yang sering menjadi tempat tepung rontok.

Suhu Minyak yang Tepat untuk Hasil Gorengan Crispy

Suhu minyak adalah faktor penentu utama. Minyak yang terlalu panas akan membuat tepung cepat gosong sebelum matang sempurna, sedangkan minyak yang terlalu dingin akan membuat tepung menyerap minyak berlebih dan mudah lepas.

Gunakan minyak dalam jumlah banyak agar ikan terendam sepenuhnya. Panaskan minyak hingga suhu sekitar 170–180°C sebelum memasukkan ikan. Untuk mengujinya, Ibu Sania bisa mencelupkan sedikit adonan tepung; jika langsung naik ke permukaan dengan gelembung halus, artinya suhu sudah pas.

Sebaiknya gunakan Sania Minyak Goreng, yang terbuat dari kelapa sawit pilihan dan melalui proses penyaringan ganda. Hasilnya, ikan goreng menjadi renyah, tidak berminyak berlebih, dan aromanya lebih gurih alami.

Trik Menjaga Kerenyahan Ikan Setelah Digoreng

Setelah ikan matang, jangan langsung ditumpuk satu sama lain. Biarkan tiris di atas rak kawat atau saringan agar minyak berlebih turun dan udara bisa mengalir. Cara ini membantu menjaga lapisan tepung tetap renyah lebih lama.

Ibu Sania juga bisa meletakkan ikan di atas kertas minyak agar hasil gorengan tidak lembap. Hindari menutup wadah ketika ikan masih panas, karena uap air yang terperangkap akan membuat tepung melempem dan rontok.

Untuk mempertahankan kerenyahan lebih lama, ikan bisa disimpan di oven bersuhu rendah (sekitar 100°C) selama 5–10 menit sebelum disajikan. Teknik ini sering digunakan oleh restoran besar untuk menjaga tekstur crispy hingga waktu penyajian.


Variasi Bumbu dan Saus Pendamping untuk Ikan Goreng Crispy

Agar tidak bosan, Ibu Sania bisa berkreasi dengan berbagai bumbu dan saus pendamping. Misalnya, ikan goreng crispy dengan baluran bumbu pedas manis, sambal kecap segar, atau saus tartar yang creamy.

Untuk bumbu kering, campurkan bubuk cabai, bawang putih bubuk, dan sedikit lada ke dalam tepung sebelum pelapisan. Sementara untuk saus, buat campuran dari mayones, perasan jeruk nipis, dan sedikit madu agar rasa gurih ikan semakin seimbang dengan cita rasa manis asam yang segar.

Dengan kreativitas sederhana, ikan goreng crispy bisa menjadi hidangan utama yang istimewa untuk keluarga, cocok disantap bersama nasi hangat dari Beras Sania yang pulen dan harum. Kombinasi sempurna untuk makan malam yang menggugah selera.

Membuat ikan goreng crispy dengan tepung yang tidak mudah rontok ternyata tidak sulit, ya, Ibu Sania. Kuncinya ada pada kebersihan ikan, pemilihan tepung berkualitas, teknik pelapisan yang benar, dan suhu minyak yang tepat.

Yuk, Ibu Sania! Coba resep ikan goreng crispy ini di rumah dengan rangkaian produk Sania mulai dari minyak goreng sania, tepung, hingga beras pulen yang selalu jadi andalan keluarga. Masak lebih lezat, hasil lebih renyah, hanya dengan Sania!